Tuesday, September 20, 2011

House Of BuzyBugz (Bedding-Merek Kendra Platinum)


* Taraa..
Mulai sekarang Buzzy jualan lho, nahhh di House of BuzzyBugz ini, kamu bisa lihat koleksi-koleks kami, untuk upload pertama ini sepesial edisi bedding sheet ...

Nama Seprai : Kendra platinum
Ukuran dan harga :
- Seprei 180x200 : Rp. 95.000,- ( 1 Seprei fitted, 2 Sarung bantal & 2 sarung guling)
- Bedcover 180x200 : Rp. 255.000,- ( 1 bed cover, 1 Seprei fitted, 2 Sarung bantal & 2 sarung guling)
- Seprai 160x200 : Rp. 93.000,- ( 1 Seprei fitted, 2 Sarung bantal & 2 sarung guling)
- Bed Cover 160x200 : Rp. 250.000,- ( 1 bed cover, 1 Seprei fitted, 2 Sarung bantal & 2 sarung guling)

Untuk Pemesanan :
Comment di bawah, sebutkan nama barang dan akan kami kabari ketersedian barang kemudian.
Untuk pengiriman bisa melalui http://www.jne.co.id/ dan cek harga pengiriman disana, atau melalui espedisi yang dipilih sendiri.

ORION

JASMINE

AMANDA

FLORENTINE

PARADIS

CALISTO
AVANTI
SWEET LOVE
LINNA

PANDORO

VALERIA
PALAZZO

ARISTA BLUE

ARISTA PINK

AMANDA

Wednesday, July 27, 2011

Berjodoh Dengan Mereka...^^

Sudah lama tidak kesini, sudah lama tidak melihat rumah Buzy, semoga masih tertata rapi..haha

Seperti biasanya kemarin sore, saya menghabiskan waktu bermain gamelan dan berlatih kerawitan bersama teman-teman sanggar. Kalau mungkin saja Anda ingat cerita saya tentang ketoprak di sini http://buzybugz.blogspot.com/2011/04/ketoprak-riwayatmu-kini.html  maka cerita yang akan saya tulis ini berhubungan dengan tulisan saya tentang ketoprak ini.

Kemarin sepulang latihan, diparkir seperti biasa kami masih mengobrol, bercerita tentang pementasan ini dan itu. Sampailah pada suatu cerita tentang Ketoprak dan pementasan di THR, sepontan saya nyeletuk kalau saya pernah menonton juga disana beberapa bulan yang lalu, sebelum saya bergabung dengan sanggar gamelan ini. Mereka heran, " Oya, masa' mbak?" Kata Pak Parno. Saya ceritakan kapan tepatnya saya menonton ketoprak disana dan judulnya apa. Mereka terkaget-kaget, karena ternyata itu adalah group mereka. Haha sepontan kami tertawa bersamaan, pada saat pementasan itu Bu lilik, Pak Parno, Pak Edi, semua ikut tampil. Padahal pada saat menonton itu saya membayangkan kalau saja saya bisa tampil juga seperti mereka. Saya berharap mengenal mereka dan bisa bergabung untuk main ketoprak (rupanaya doa saya yang sunguh-sungguh dan tulus di dengar Tuhan  :) ). Dan awal saya bergabung di group gamelan ini, pak Parno sudah menawari saya untuk bergabung dengan group ketopraknya (kebetulan yang sangat kebetulankan? hihih :D)

Ingatkan cerita saya bagaimana ribetnya menemukan group gamelan ini, bagaimana saya mengubeg-ubeg internet untuk mendapatkan info sanggar gamelan dan setelah telepon sana sini akhirnya bertemulah dengan group ini...  http://buzybugz.blogspot.com/2011/06/sebenarnya-sore-ini-saya-masih-ada.html

Haha..dan ternyata begitulah JODOH....kemanapun saya pergi, sejauh apapun saya mencari, dan bagaimanapun cerita ini bergulir, ternyata kalau kami memang berjodoh tetap saja bertemu, dan betapa bersyukurnya saya bertemu orang-orang luar biasa ini. Di usia yang rata-rata lebih dari separuh baya, mereka begitu bersemangat melestarikan budaya bangsa. Dan begitu menghargai mereka-mereka yang muda yang mau belajar. Sungguh sangat berharap suatu hari saya bisa bergabung dengan mereka diatas panggung, akan menjadi suatu kehormatan untuk saya pribadi.

Jadi, jangan menyerah, tetap berlatih tetap semangat dan mencintai budaya yang mengalir di darah mu ^^

Tuesday, June 28, 2011

Jogja I'm coming ^^

30 menit lalu baru saj bus pas Eka jurusan surabaya-Jogja yang saya tumpangi melesat meninggalkan terminal Bungurasih. Entah kenapa saya tidak pernah suka terminal, bukan karena kurang bersih tapi terminal selalu menimbulkan rasa haru dan sedih, ahh sepertinya saya yang berlebihan. Tapi terminal Bungurasih ini memang punya banyak cerita,6 tahun lalu saat say memutuskan pindah Surabaya, terminal ini yang pertama kali saya jumpai. Lampu bus masih menyala, jadi saya teruskan saja menulis. Saya akan ke Jogja. Wow!! Senang??!! Tentu!! Sangat senang, sudah 3 tahun saya tidak ke Jogja,terakhir tahun 2009. Bagi saya jogja seperti kampung halaman, kata pak kondektur kami akan tiba sekitar pukul 8 esok, jadi sebaiknya saya memejamkan mata. :)

Saturday, June 25, 2011

Cerita Lampu Sentir Pagi ini

Lampu senthir alias lampu minyak


Lampu seperti ini mungkin sudah jarang digunakan, kalaupun sering kita jumpai biasanya digunakan untuk souvenir di pernikahan. Seperti punya saya ini, lampu ini saya dapat dari souvenir pernikahan teman saya, kalau foto ini saya ambil sebelum saya gunakan, kalau sekarang, bentuknya sudah tidak karu-karuan, bagian kaca penutupnya sudah hitam legam. haha = D

Pagi ini, lampu kamar mandi mati dan karena saya sudah sangat terlambat bangunnya (seperti biasa) hhihi jadi saya sudah tidak bisa lagi menemukan dimana lilin saya letakan, mungkin juga karena nyawa saya masih separo karena baru bangun tidur. Yang saya temukan justru lampu sentir ini disudut ruangan yang kebetulan beberapa waktu lalu sudah saya isi dengan minyak tanah, tanpa berfikir panjang saya nyalakan lampu sentir yang saya pegang, saya letakan disudut kamar mandi. Karena seperti saya bilang tadi, saya buru-bur jadi saya mandi tanpa memperdulikan lampu senthir yang menyala dengan asap yang lumayan tebal di sudut kamar mandi itu. Selesai mandi, saat saya membuka pintu dan cahaya dari ruang tengah masuk ke dalam kamar mandi, saya terkejut karena seluruh bagian ruangan kamar mandi itu telah dihiasi bercak-bercak kecil hitam angus akibat asap lampu senthir tadi.  Mulai dari dinding, lantai, porselin bak kamar mandi semua terkena sisa asap atau angus tadi.Saya sudah sangat terlambat kalau masih harus menyikat semua hiasan hasil karya asap senthir ini, jadi saya tinggalka nsaja dan akan jadi pekerjaan rumah untuk sore ini.

Karena sepagian ini saya terus memikirkan kamar mandi saya, jadinya saya mengubek-ubek mbah google minya apa yang sebaiknya saya gunakan agar angus dan asapnya tidak terlalu banyak, rupanya minya zaitun ataupun minyak tanah bisa jadi alternatif. Menurut google minya zaitun tidak berasab dan menimbukan aroma esensial serta hasilnya terang, tapi saya belum pernah mencoba, nanti akan saya buktikan. Kalau minya tanah, saya sudah pernah mencoba dan tidak seberapa terang namun asapnya memang tidak terlalu banyak. Setelah saya ingat-ingat lagi, minya tanah yang saya gunakan adalah type minyak tanah curah, kok saya bisa tahu? haha =D beberap hari yang lalu ada liputan mengenai minya tanah curah di TV jadi dijelaskan pula ciri-cirinya, salah satunya dalah minya tidak bening dan sedikit berwarna kecoklatan serta api yang ditimbulkan akan berwarna merah dan berasap.Tapi tentu saja pagi tadi, semua pengetahuan yang saya dapat di telivisi itu sudah tidak mampu terkoneksi dengan otak saya.

Lampu senthir seperti ini padahal waktu kecil sering saya gunakan untuk belajar, dan hasilnya keesokan harinya hidung saya menjadi hitam. Jadi sesampainya dikantor saya teringat saat itu dan langsung memeriksa hidung saya, haha ternyata hidung saya juga terimbas, bukan hanya dinding kamar mandi saja... senthir oh senthir.... +.+



Wednesday, June 15, 2011

Eyeliner is a must!!

Beberapa tahun yang lalu, saya tidak terlalu suka memakai eyeliner, disamping ribet saya juga tidak bisa rapi memakainya. Namun setahun terakhir ini saya menyadari bahwa ternyata eyeliner sangat membantu kita untuk tampil cantik dalam waktu yang singkat.


Banyak pilihan jenis dan ragam eyeliner yang bisa kita temui di toko make up atau bisa kita cari terlebih dahulu di google. Namun bagi saya pilihan eyeliner cair adalah yang sangat membantu. Dulu saya berfikir memakai eyeliner cair itu susah dan ribet, apalagi jika terjadi kesalahan penggoresan maka akan merusak riasan, jika terjadi kesalahan penggoresan sebaiknya dihapus terlebih dahulu menggunakan kapas yang sudah di basahi air dan setelah kering baru kemudian di goreskan lagi.

Kenapa saya beralih dari eyeliner pensil ke eyeliner cair? karena eyeliner pensil tidak terlalu tahan lama bertahan di kelopak mata saya yang kecil. Disamping itu hasil yang didapat juga kurang tegas sehingga menurut saya kurang maksimal. Saya mulai belajar menggunakan eyeliner cair setahun terakhir ini dan hasilnya tidak buruk dan ternyata tidak butuh waktu lama untuk melemaskan tangan saya menggores kuas kecil itu di kelopak mata saya.

Cara termudah bagi saya untuk menggoreskan eyeliner adalah dengan memulainya dari bagian tengah kelopak mata ke arah luar baru kemudian saya ulang untuk mengambil bagian dalam kelopak mata yang lebih tipis. Sekali lagi, karena kelopak mata saya kecil saya suka menggoreskan eyeliner agak tebal untuk bagian tengah dan berlanjut keluar dan lebih tipis untuk bagian dalam kelopak mata. Wow! tampilan saya langsung berubah. Sungguh, saya tidak membesar-besarkannya.

Seringnya saya memakai eyeliner saat tampilan muka full dengan "eye make up" pula di mata saya. Namun, karena akhir-akhir ini seperti tidak ada waktu lebih untuk berdandan di pagi hari maka saya hanya mengulaskan pelembab di wajah saya, bedak two way cake, eyeliner, lip blam dan lipstik pink pulm atau warna lebih terang. dan hasilnya, beberapa teman di kantor justru bilang saya lebih cantik dan berbeda, mereka terus bertanya-tanya "apa yang beda ya?" saya hanya tersenyum...sssttt... tidak semua orang tahu soal rahasia kecil dari eyeliner ini . Jika ingin menambah riasan dengan mascara, sebaiknya gunakan eyeliner terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan dengan mascara, karena bila memakai mascara terlebih dahulu maka hasilnya kurang maksimal.

Selamat bekerja dan tetap cantik ^^

Friday, June 10, 2011

Carut-Marut Rumah Buzy !!@$%^

Judulnya sedikit lebay ya? memang! haha...bagaimana lagi, beberapa minggu ini saya hobby sekali ganti template blog dengan menggunakan layanan blog tamplate gratis yang lucu-lucu itu, tapi alhasil saya justru sering kerepotan karena adanya beberapa gangguan pada blog saya ( sudah seperti gangguan listrik di rumah rasanya), menyedihkan!

Haha..saya terobsesi untuk berulang-ulang mencoba mengganti template blognya dan melihat hasilnya. Sejak saya mengganti-ganti templatenya saya tida bisa berkomentar di blog teman saya ataupun sebaliknya. Jadi karena saya menyerah pada akhirnya, saya kembalikan template blog saya ke template yang disediakan blogger. Siapa tahu bisa kembali normal lagi.

Rumah Buzy jadi sedikit berantakan dan tidak cantik, tidak apalah hanya untuk sementara :)

Wednesday, June 8, 2011

Pertemuan Kembali !!


Sebenarnya sore ini saya masih ada beberapa laporan yang menunggu, yang harus sudah saya selesaikan dalam 1-2 hari kedepan, tapi saya benar-benar sudah tidak sabar untuk menceritakan pertemuan kembali saya dengan gamelan. Yup, seperti sebelumnya yang pernah saya ceritakan saya sangat suka, cinta, rindu untuk bisa memainkan kembali salah satu alat yanga ada pada rangkaian alat musik gamelan yaitu saron.

Dulu, 6 atau 7 tahun lalu saya pernah memainkan saron, saat saya dan beberapa orang teman bergabung di Sanggar gamelan Dalem Noto Rahardjan, Yogyakarta. Dalem Noto Rahardjan adalah tempat dimana saya benar-benar jatuh cinta pada alunan musik gamelan untuk pertama kalinya. Dan beberapa tahun kemudian saat saya memutuskan pindah ke Surabaya setelah menyelesaikan kuliah, saya tidak bertemu lagi dengan gamelan. Rasanya ada yang kurang, ada yang amat sangat saya rindukan. Bukannya saya tidak berusaha, saya sudah mencari beberapa sanggar gamelan di surabaya, tapi mungkin niat saya tidak sebesar seminggu terakhir ini.

Setelah seminggu terakhir ini saya mengubeg-ubeg google dan mencari beberapa data tentang sanggar gamelan dan krawitan, saya menemukan situs ini https://brangwetan.wordpress.com/2007/10/03/direktori-seniman-karawitan-jawa-timur/ dan disini tertera nama-nama direktori seniman krawitan Jawa Timur, saya menghubungi beberapa nama yang ada disitu, hingga pencarian saya berhenti pada sebuah nama yaitu Pak Sabar. Seperti nama-nama yang lainnya, saat menelpon pertama kali, saya memperkenalkan diri dan menanyakan apakah beliau adalah pelatih gamelan atau mungkin punya informasi dimana saya bisa belajar gamelan. Kemudian Pak Sabar, memberikan sebuah nama dan no telpon dimana saya mungkin bisa belajar gamelan yaitu Pak Subroto. Pak Sabar menjelaskan bahawa Pak Subroto adalah guru smk-nya yang sekaligus pelatih gamelan.
Berbekal no telpon yang diberikan Pak Sabar, saya menghubungi pak Subroto atau yang bisa dipanggil Pak Broto. Pak Broto sangat ramah dan terbuka atas keinginan saya untuk belajar gamelan, beliau menyampaikan bahwa saya bisa datang ke SMK 9 Surabaya untuk mulai latihan tgl 7 Juni 2011 yaitu kemarin yang kebetulan ada kelompok yang baru saja mulai latihan jadi tidak tertinggal terlalu jauh.

Dan...dengan semangat dan senyum lebar berangkatlah saya ke SMK 9 Surabaya kemarin. Jam latihan adalah jam 18.00-21.00 dan saya datang terlalu sore jadi saya menunggu beberapa saat sampai beberapa orang yang tergabung dalam kelompok gamelan itu datang. Tidak lama kemudian datanglah, pria separuh baya, sedikit gendut dengan wajah penuh senyum dan motornya yang nyentrik. Belum menyebutkan namanya saja saya sudah bisa menebak siapa pria ini. Yup dan benar dugaan saya, dia Pak Broto. Dia seramah dan selucu saat saya menelponnya jadi tidak terlalu canggung berbicara dengan beliau.

18.30 anggota kelompok yang lain mulai berdatangan, kebanyakan pasangan suami istri dan mereka semua mengguanakan bahasa jawa halus alias kromo inggil untuk berbicara satu dengan yang lain. Wow, saya sudah mulai luapa kromo inggil jadi kadang kalau saya lupa saya campur dengan bahasa Indonesia hahaha...

Saya duduk di depan saron, saya sudah hampir lupa bagaimana memainkannya. Tapi untunglah Pak Broto dengan sabar membimbing lagi saya dari awal. Sebelah saya yang memainkan saron juga, pasangan suami istri Bapak dan Ibu Suparno, pasangan yang menyenangkan. Dan betapa terkejutnya saya, saat berkenalan dengan Pak Suparno dan dia langsung menawari saya untuk bergabung dengan grup ketoprak miliknya. Hah?saya? yakin pak? hati saya bilang begitu haha :D

Saya fikir Pak Suparno hanya bercanda, namun sesaat setelah latihan selesai Pak Parno kembali menghampiri saya dan memastikan apakah saya mau ikut grup ketopraknya, yup!! tentu saja saya mau, mau sekali malah!! haha :D

Dan hari ini Bu Lilik, ketua kelompok kami menelpon saya, kembali menanyakan kenapa saya ingin belajar gamelan...beliau sudah menanyakan pertanyaan ini ditempat latihan dua kali haha dan ditambah pagi ini berarti tiga kali :)) Sepertinya memang agak aneh, karena saya paling muda diantara mereka dan saya sampai browsing di internet untuk menemukan tempat latihan gamelan ini, jadi bagi mereka ini memang sedikit tidak biasa, haha baiklah saya mengerti.

Bu Lilik menawari saya untuk ikut latihan yang hari ini juga namun di tempat yang berbeda. Untuk yang hari ini, pesertanya adalah mereka-mereka yang sudah mahir. Waduh..hahha saya baru saja belajar melemaskan tangan saya lagi setelah sekian lama, jadi mungkin lain kali saja, tidak hari ini. Bu Lilik sangat ramah, beliau menyampaikan juga agar saya mau mengajak teman-teman yang masih mudah untuk ikut latihan, saya juga inginnya begitu buk, hehe tapi mungkin pelan-pelan ya :) . Tiga bulan lagi Bu Lilik ada tawaran pentas dan kalau saya sudah siap dan tidak keberatan beliau mengajak saya bergabung. Dan sekali lagi hati saya berkomentar saya?pentas?gak salahkan buw? haha..tentu saja saya mau, mau sekali!! :) Saya akan berlatih sungguh-sungguh untuk tiga bulan lagi.


Tadi malam, saat saya selesai latihan dan menelpon adik saya, saya sempat cerita kalau saya baru saja selesai latihan gamelan dan dia tertawa " Mbak..mbak, aku suka seni,tradisi, tapi gak sampe ikut krawitan kayak kamu haha " . Memangnya kenapa kalau saya ikut krawitan, saya suka gamelan dan saya suka memainkannya, itu saja. " Memang dapat uang berapa kalau manggung?" tanya adik saya lagi. " Hah?uang? entahlah..aku tidak pernah memikirkan dapat berapanya, diajak mentas aja sudah senang bukan kepalang, sekotak nasi saja rasanya sudah cukup .." jawabku.  "Hahaha..." dan tawa adik saya mengakhiri pembicaraan kami.

Malam yang luar biasa, hari yang luar biasa, hidup yang indah...pertemuan kembali saya pada gamelan yang benar-benar luar biasa. !!


 
Copyright (c) 2010 BuzyBugz. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.